Mitraterkini.com, Siak – Wakil Bupati Siak, Syamsurizal, S.Ag., M.Si., secara resmi membuka Empang Baru Expo UMKM and Culture Fest 2026 di Lapangan Sepak Bola Kampung Empang Baru, Kecamatan Lubuk Dalam, Kabupaten Siak. kamis (30/7/2026).
Kegiatan yang menjadi rangkaian peringatan Hari Jadi Kampung Empang Baru ke-35 tersebut berlangsung meriah dan dipadati ribuan masyarakat. Festival ini menjadi ajang promosi produk UMKM, pelestarian seni budaya, serta mempererat silaturahmi antarwarga.
Sebelum pembukaan resmi, rangkaian kegiatan diawali dengan pawai jalan santai yang diikuti masyarakat, perangkat kampung, pelajar, organisasi kemasyarakatan, dan berbagai unsur lainnya.
Pawai semakin semarak dengan penampilan seni budaya Jawa Kuda Lumping yang memukau masyarakat di sepanjang rute hingga lokasi acara.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Syamsurizal mengapresiasi kekompakan masyarakat dan Pemerintah Kampung Empang Baru yang mampu menghadirkan kegiatan besar melalui semangat gotong royong.
“Melalui kegiatan ini terlihat jelas kekompakan masyarakat. Semangat gotong royong yang diwujudkan dalam penyelenggaraan acara yang begitu meriah menjadi bukti adanya inovasi dan kemajuan di Kampung Empang Baru,” ujar Syamsurizal.
Ia mengatakan, perjalanan Kampung Empang Baru merupakan bukti bahwa kerja keras dan kebersamaan mampu membawa perubahan yang luar biasa.
“Berawal dari kawasan transmigrasi, kini Empang Baru terus berkembang menuju kampung yang mandiri, maju, dan sejahtera. Semoga semangat membangun ini terus terjaga demi kemajuan masyarakat,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga mengucapkan tahniah kepada seluruh masyarakat Kampung Empang Baru yang merayakan Hari Jadi ke-35.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Siak, saya mengucapkan selamat Hari Jadi ke-35 Kampung Empang Baru. Semoga semakin maju, sejahtera, dan terus menjadi kampung yang inovatif,” ucapnya.
Sementara itu, Penghulu Kampung Empang Baru, Partono, mengatakan Empang Baru Expo UMKM and Culture Fest 2026 merupakan bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang kampung sekaligus menjadi wadah untuk memperkenalkan potensi UMKM, seni, budaya, dan kreativitas masyarakat.
“Kegiatan ini kami laksanakan untuk mempererat kebersamaan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui promosi produk-produk UMKM.
Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Siak, seluruh panitia, sponsor, dan masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini,” ujar Partono.
Selain pameran UMKM, festival juga dimeriahkan dengan lomba seni budaya Jawa Kuda Lumping yang diikuti sejumlah kelompok kesenian. Penampilan para peserta mendapat sambutan meriah dari ribuan pengunjung dan menjadi salah satu atraksi yang paling dinantikan selama festival berlangsung.
Salah seorang warga mengaku bangga atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, festival ini tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana melestarikan budaya serta meningkatkan perekonomian melalui promosi produk UMKM.
“Kami bangga Kampung Empang Baru mampu menggelar acara semeriah ini. Semoga kegiatan seperti ini terus dilaksanakan setiap tahun agar budaya tetap lestari dan UMKM masyarakat semakin berkembang,” ungkap salah seorang warga.
Diketahui, Kampung Empang Baru bermula dari kawasan transmigrasi pada tahun 1986 secara administratif, wilayah tersebut resmi menjadi Desa Empang Baru pada tahun 1991.
Kini, di usia ke-35, Kampung Empang Baru terus berkembang menjadi salah satu kampung yang memiliki potensi ekonomi, UMKM, dan budaya yang terus tumbuh di Kabupaten Siak.
(Red)