Kecelakaan Beruntun di Perawang, Land Cruiser Tabrak Tiga Unit Sepeda Motor

Mitraterkini.com, SIAK – Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) maut melibatkan satu unit kendaraan Toyota Land Cruiser (LC) dengan dua unit sepeda motor yang dikendarai masing-masing pelajar di Kecamatan Tualang, Siak, Riau, Rabu (28/10/2026).

Informasi yang berhasil dihimpun wartawan, di tempat kejadian perkara (TKP), tragedi na’as itu terjadi di daerah Kampung Perawang Barat, Kecamatan Tualang, Siak, Riau, dengan korban tiga orang pelajar SMK di Tualang.

“Iya, 3 orang, satu meninggal dunia (AM), dan dua lagi masih kritis, sekarang di RSUD Tualang di rawat. Sementara infonya yang meninggal akan dibawa ke kampung halaman,” sebut salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Sementara itu, Kapolres Siak, AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar SH SIK MH saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp menyampaikan, akan meneruskan kepada jajaran lantas.

“Terima kasih, saya teruskan ke jajaran lantas untuk monitor, apabila ada TKP nya di wilayah Siak,” kata Kapolres Siak.

Selain itu, Kasat Lantas Polres Siak, AKP Siswoyo SH menyebutkan, saat ini Unit Lantas lagi melakukan cek tempat kejadian perkara (TKP).

“Terimakasih pak. Saat ini anggota kami sedang di lokasi lakukan olah TKP, dan periksa saksi-saksi untuk kendaraan dan pengemudinya sudah dibawa ke Mapolsek Tualang,” ujarnya.

Segenap pimpinan redaksi dan Kepala Biro (wartawan), mengucapkan turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya atas peristiwa yang menimpa kedua belah pihak atas kejadian ini.

Semoga kedua belah pihak dapat diberikan kekuatan dan ketabahan atas peristiwa ini. Dan selalu tetap dalam lindungan Allah SWT.

Lakalantas Maut di Perawang Siak, 4 Siswa Luka-luka dan Satu Pelajar Meninggal Dunia

Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil Toyota Land Cruiser dan tiga unit sepeda motor terjadi di jalan raya Minas-Perawang KM 10, Kampung Perawang Barat, Kecamatan Tualang, Siak, Rabu (28/10/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.

Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia inisial AM (16), dan empat luka-luka. Kecelakaan itu juga menyebabkan kerusakan pada kendaraan yang terlibat dengan perkiraan kerugian materiil mencapai Rp10 juta.

Berdasarkan laporan awal kepolisian, kecelakaan bermula saat mobil Toyota Land Cruiser bernomor polisi BM 151 AK yang dikemudikan seorang pria berinisial DK (49), melaju dari arah Perawang menuju Minas.

Setibanya di lokasi kejadian, mobil tersebut tiba-tiba bergerak ke sisi kanan jalan.

Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan datang tiga unit sepeda motor, yakni Honda Vario BM 5471 SAE, Honda Beat BM 2925 ZAT, dan satu unit Honda Beat tanpa nomor polisi.

Karena jarak kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat terhindarkan. Akibat kejadian itu, para pengendara dan penumpang mengalami luka-luka, sementara kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan.

Menindaklanjuti peristiwa tersebut, kepolisian melakukan sejumlah tindakan, mulai dari menerima laporan, mengecek kondisi korban, mendatangi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mencatat keterangan saksi-saksi, mengamankan barang bukti.

Dua orang saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian turut dimintai keterangan untuk membantu proses penanganan dan penyelidikan lebih lanjut.

Berdasarkan kondisi lingkungan yang tercatat dalam laporan awal, cuaca saat kejadian cerah, arus lalu lintas dalam kondisi sedang, dan jalan beraspal serta memiliki marka jalan.

Saat ini Unit Lakalantas Satlantas Polres Siak sudah berada di Mapolsek Tualang untuk penanganan selanjutnya.

Penyebab pasti kecelakaan masih perlu dipastikan melalui proses pemeriksaan dan penyelidikan oleh petugas kepolisian yang menangani perkara tersebut.

Polsek Tualang mengimbau seluruh pengguna jalan agar senantiasa berhati-hati saat berkendara, menjaga kecepatan, memperhatikan kondisi lalu lintas dari arah berlawanan.

Pengendara juga diingatkan untuk selalu mematuhi rambu dan marka jalan serta mengutamakan keselamatan selama perjalanan.

Keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Utamakan keselamatan, bukan kecepatan.***

Rilis

(Eman)