Mitraterkini.com, SIAK – Komitmen Polri dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional dan Asta Cita Presiden Republik Indonesia terus diwujudkan hingga ke tingkat desa.
Salah satunya melalui pemanfaatan lahan tidur yang dilakukan Bhabinkamtibmas Kampung Sialang Palas, Kecamatan Lubuk Dalam, Kabupaten Siak.
Bhabinkamtibmas Kampung Sialang Palas, Aiptu Mahyu, bersama perangkat kampung dan masyarakat memanfaatkan lahan Tanah Pemakaman Umum (TPU) yang belum digunakan untuk pemakaman menjadi lahan pertanian produktif.
Lahan seluas sekitar 1 hektare yang berada di Jalan Datuk Pesisir RT 05 RW 02 itu akan ditanami jagung pipil sebagai bagian dari upaya mendukung program swasembada pangan.
Kegiatan diawali dengan peninjauan lokasi dan persiapan lahan sebelum proses penanaman.
Dalam pelaksanaannya, Aiptu Mahyu juga berkoordinasi dengan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Fauziah, untuk memberikan pendampingan teknis budidaya jagung kepada kelompok tani agar hasil yang diperoleh lebih optimal.
“Kami ingin memanfaatkan lahan yang selama ini belum produktif menjadi lahan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Selain mendukung swasembada pangan, program ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan warga,” ujar Aiptu Mahyu.
Kapolsek Lubuk Dalam, Iptu Marhengky, S.Sos., M.H., mengapresiasi inovasi yang dilakukan Bhabinkamtibmas tersebut. Menurutnya, pemanfaatan lahan kosong merupakan langkah nyata Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Ini merupakan bentuk inovasi Bhabinkamtibmas dalam menggerakkan masyarakat memanfaatkan lahan yang belum produktif.
Dengan semangat gotong royong, kami berharap program ini mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujar Kapolsek.
Program tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat Kampung Sialang Palas. Warga menyatakan siap bergotong royong mulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan hingga masa panen.
Melalui kolaborasi antara Polri, pemerintah kampung, penyuluh pertanian, dan masyarakat, lahan yang sebelumnya tidak termanfaatkan kini disulap menjadi lahan produktif yang diharapkan mampu mendukung terwujudnya swasembada pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Siak.
(Red)