Perahu Terbalik di Sungai Indragiri, Satu Pegawai PNM Hilang, Tim SAR Lakukan Pencarian

Mitraterkini.com, Pekanbaru — Kecelakaan perahu terbalik terjadi di Sungai Indragiri, Kecamatan Pasir Sialang Jaya, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, pada Minggu (18/5/2026). 

Insiden tersebut mengakibatkan satu orang dilaporkan hilang, sementara dua lainnya berhasil menyelamatkan diri.

Informasi kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru dari Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Indragiri Hulu, Fuad, pada Minggu siang. 

Peristiwa dilaporkan terjadi sekitar pukul 12.30 WIB di wilayah Sungai Indragiri, Kecamatan Pasir Sialang Jaya.

Berdasarkan informasi awal, korban bersama dua rekannya diketahui sedang melakukan survei lokasi untuk pengecekan nasabah terkait pengajuan pinjaman. 

Ketiganya merupakan pegawai non-bank dari Pemodalan Nasional Madani (PNM) yang hendak menemui seorang nasabah di Desa Pasir Sialang Jaya, Kecamatan Lirik, Kabupaten Indragiri Hulu.

Korban yang dilaporkan hilang diketahui bernama Ardi Yahya (34), warga Bagan Batu, Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir. 

Saat kejadian, Ardi bersama Irawan (25) dan M. Yasin (53) menggunakan perahu mini untuk menyeberangi Sungai Indragiri. Namun, saat berada di tengah sungai, perahu diduga limbung hingga akhirnya terbalik.

Dua orang berhasil selamat dari insiden tersebut, sedangkan Ardi Yahya dinyatakan hilang dan hingga kini masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Pekanbaru langsung mengerahkan satu tim rescue berjumlah delapan personel ke lokasi kejadian. Tim menempuh perjalanan sekitar 137 kilometer dari Pekanbaru menuju lokasi guna melaksanakan operasi pencarian.

Kepala Kantor SAR Pekanbaru, Budi Cahyadi, menyampaikan bahwa proses pencarian akan dilakukan secara maksimal dengan melibatkan unsur SAR gabungan dan tetap mengedepankan keselamatan personel di lapangan.

“Tim rescue telah diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi pencarian terhadap korban yang masih hilang.

Seluruh unsur yang terlibat diharapkan tetap memperhatikan faktor keselamatan selama pelaksanaan operasi SAR,” ujar Budi Cahyadi.

Hingga berita ini diterbitkan, operasi pencarian terhadap korban masih berlangsung.***

(Tim)