Mitraterkini.com, Rohil – Jalan Raja Ali Haji Pasir Limau Kapas Yang Rusak Sudah Memakan Korban, masyarakat Jalan Raja Ali Haji Minta Kepada Pemkab Rohil AgarJangan MenganakTirikan dalam membangun Kecamatan Pasir Limau Kapas Kabupaten Rokan Hilir. Rabu (29/10/2025).
PALIKA. Kerusakan ruas Jalan Raja Ali Haji Dusun 12, Kepenghuluan Teluk Pulai, Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika) terkesan dianak tirikan oleh pemerintah. Rabu 29 Oktober 2025.
Soalnya, jalan tersebut tak kunjung dibangun sehingga sudah banyak memakan korban hingga mengalami cacat permanen.
Kerusakan ruas jalan Raja Ali Haji membuat masyarakat resah, kondisi ini sudah bertahun tahun dirasakan warga sekitar, akan tetapi pemerintah Kabupaten Rokan Hilir terkesan tutup mata dan tutup telinga alias buta dan tuli.
Akibat kerusakan ruas Jalan Raja Ali Haji banyak warga yang terjatuh dari jalan pelanggaran tersebut karena hampir di sepanjang 200 meter jalan Raja Ali haji di penuhi lobang lobang besar, Kerusakan Jalan terparah di wilayah RT 001, RT 002, RW 024.
Meski belum ada memakan korban jiwa, akan tetapi banyak warga yang mengalami luka serius dan bahkan ada yang patah kaki yang harus dirujuk untuk mendapatkan penanganan medis ke rumah sakit di Pekan Baru.
Warga masyarakat setempat selalu merogoh kocek demi memperbaiki Jalan Raja Ali Haji dengan dana swadaya. Akan tetapi, perbaikan yang dilakukan warga tidak bertahan lama jalan kembali rusak.
Jalan Raja Ali Haji juga setiap hari ramai dilintasi Anak-anak untuk menuntut ilmu baik di sekolah Dasar Swasta Al-ittihadiah, Sekolah Menengah Pertama Swasta (SMPS) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) Ngeri 1 Palika, kondisi jalan sangat mengancam bagi keselamatan siswa. Tak hanya itu, kondisi jalan itu juga sudah menghambat aktivitas masyarakat setiap harinya.
Sudah selalu di perbaiki warga dengan dana swadaya dengan cara menutup lobang-lobang di badan jalan menggunakan sempengan batang kelapa, tapi tidak bertahan lama paling lama satu bulan habis itu patah, dan banyak lagi jalan yang ambruk akibat termakan usia, kata Baharuddin Warga RT 01, Kepenghuluan Teluk Pulai, kepada Wartawan, Mitra Terkini Rabu 29 Oktober 2025:16:10:30 Wib.
Lanjut Baharuddin, kerusakan Ruas Jalan Raja Ali Haji sangat menghambat aktivitas masyarakat, Kondisi ini diperparah ketika air pasang laut rob naik di jalan dan sulit dilalui karena lobang lobang di badan jalan tidak terlihat akibat tergenang air pasang.
Kalau sudah air pasang laut naik, masyarakat tidak bisa lagi melintasi jalan ini (jalan Raja Ali Haji red) terpaksa masyarakat menunggu air pasang surut baru bisa jalan di lalui, itu pun dengan kondisi jalan yang licin akibat lumpur laut yang dibawa air pasang dan sangat rawan sekali bagi pengguna jalan untuk melintas khawatir terjadi kecelakaan berlalulintas,ujarnya
Menurut Baharuddin, salah seorang ulama atau tokoh agama di kampung mereka terjatuh saat melintasi Jalan Raja Ali hingga harus dilarikan kerumah sakit dan mengalami 18 jahitan, kemudian kecelakaan lalulintas di Jalan Raja Ali juga kembali menimpa seorang perempuan warga setempat terjatuh akibat jalan rusak dan mengalami patah kaki dan harus di rujuk ke Rumah Sakit di Pekanbaru.
Banyak sudah warga yang menjadi korban akibat Jalan Raja Ali rusak parah, bahkan sampai saat ini seorang wanita yang jadi korban akibat kerusakan jalan itu kakinya patah sampai saat ini belum sembuh dan harus menggunakan tongkat saat berjalan.
Sementara itu ketua RT 02, Sri Ganti membenarkan kondisi jalan Raja Ali Haji tersebut mengalami rusak parah, bahkan sudah banyak jalan yang runtuh, kondisi ini sudah terjadi hampir mencapai tujuh tahu lalu.
Banyak warga yang berjatuhan karena jalan ini rusak parah, dulu pernah diperbaiki dengan Dana Desa, tapi hanya sedikit, kita berharap kepada Pemkab Rokan Hilir untuk bisa membangun jalan di kampung kami ini, sudah banyak warga yang cedera akibat terjatuh karena jalan rusak, ceritanya.
Ditempat terpisah Datuk Penghulu Teluk Pulai, Mustafa Husien saat di konfirmasi Wartawan, Rabu 29/10/2025) melalui aplikasi WhatsApp-nya membenarkan tentang kondisi jalan Raja Ali Haji mengalami rusak parah, tutur nya singkat.
Penulis : Edisupriadi.
Editor : Paijo.