SD Negeri 09 Merangkai Disorot, Plafon Jebol dan Lingkungan Sekolah Butuh Pembenahan

Mitraterkini.com, Siak – Kondisi sarana dan prasarana SD Negeri 09 Merangkai, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, menjadi sorotan masyarakat. Warga berharap Pemerintah Kabupaten Siak melalui Dinas Pendidikan segera melakukan perbaikan fasilitas sekolah serta pembenahan lingkungan agar proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan kondusif, Senin (20/7/2026).

Berdasarkan pantauan di lokasi, plafon terlihat mengalami kerusakan hingga jebol dan rusak.

Kondisi tersebut dinilai tidak hanya mengganggu kenyamanan kegiatan belajar mengajar, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan siswa maupun tenaga pendidik apabila tidak segera diperbaiki.

Selain kerusakan plafon, halaman dan lingkungan sekolah juga dinilai memerlukan penataan. Kebersihan serta kondisi area sekolah dinilai masih perlu ditingkatkan guna menciptakan lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh warga sekolah.

Sejumlah warga menyebut perbaikan fasilitas pendidikan merupakan kebutuhan yang mendesak. Menurut mereka, sekolah sebagai tempat berlangsungnya proses belajar setiap hari harus didukung oleh sarana yang layak dan lingkungan yang tertata dengan baik.

“Kami berharap kondisi ini segera mendapat perhatian pemerintah. Fasilitas sekolah harus diperbaiki dan lingkungan sekolah ditata agar lebih layak serta nyaman bagi siswa dan guru,” ujar salah seorang warga kepada Mitraterkini.com.

Menanggapi hal tersebut, Kepala SD Negeri 09 Merangkai, Sohir, telah dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp terkait kerusakan plafon, kondisi kebersihan, serta penataan lingkungan sekolah. 

Namun hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan.

Konfirmasi juga dilakukan kepada Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan Kecamatan Dayun. Melalui pesan WhatsApp, Korwil menyatakan akan segera menindaklanjuti laporan tersebut.

“Wa’alaikum salam. Ya, besok Insya Allah saya tindak lanjuti ke SD 09 Merangkai,” tulisnya.

Sementara itu, saat ditemui wartawan di sekolah, salah seorang guru, Muhammad Hilal, menjelaskan bahwa Kepala Sekolah sedang berada di Kota Siak untuk menghadiri suatu kegiatan.

Ia juga mengungkapkan bahwa pihak sekolah telah mengajukan proposal rehabilitasi kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Siak.

“Kita sudah ajukan proposal ke Dinas Pendidikan Kabupaten Siak. Untuk kapan direhabilitasi, kami belum tahu,” ujarnya.

Masyarakat berharap usulan rehabilitasi tersebut dapat segera direalisasikan agar kerusakan tidak semakin parah. 

Perbaikan fasilitas dan penataan lingkungan sekolah dinilai penting untuk menjamin keamanan, kenyamanan, serta mendukung kelancaran proses belajar mengajar bagi siswa dan guru.

(Red)