MitraTerkini.com, ROKAN HILIR —Polemik tunda bayar yang terjadi di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) mendapat sorotan dari sejumlah pihak. Masyarakat dan insan pers mendesak Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir untuk memberikan penjelasan terbuka terkait kondisi keuangan daerah yang disebut berdampak terhadap sejumlah kewajiban pemerintah. Sabtu (27/6/2026).
Sorotan tersebut mencuat setelah adanya keluhan terkait keterlambatan pembayaran beberapa hak dan kewajiban pemerintah daerah, mulai dari pembayaran kepada perangkat desa, mitra kerja, hingga pihak ketiga yang telah menyelesaikan pekerjaan.
Selain itu, sejumlah pekerjaan fisik dan jasa konsultasi yang telah dilaksanakan juga disebut masih menunggu penyelesaian pembayaran. Kondisi ini dinilai dapat berdampak terhadap aktivitas ekonomi para pelaku usaha lokal yang menjadi mitra pemerintah daerah.
Pimpinan Redaksi Media Momen Rohil, Andi B, menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi tersebut. Ia meminta pemerintah daerah lebih terbuka dalam memberikan informasi kepada masyarakat.
“Pemerintah harus hadir memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait persoalan yang terjadi. Jangan sampai masyarakat harus melakukan aksi terlebih dahulu baru mendapatkan perhatian,” ujarnya.
Ia juga mendesak adanya transparansi terkait penyebab terjadinya tunda bayar, termasuk langkah pemerintah daerah dalam menyelesaikan persoalan tersebut.
Menurutnya, komunikasi antara pemerintah daerah dan media menjadi bagian penting dalam menyampaikan informasi kepada publik, terutama menyangkut kebijakan dan penggunaan anggaran daerah.
Sementara itu, sejumlah masyarakat juga meminta Pemkab Rohil segera mengambil langkah konkret agar persoalan pembayaran yang menjadi perhatian publik dapat diselesaikan.
Mereka berharap pemerintah daerah dapat membangun komunikasi yang lebih terbuka dan memberikan kepastian kepada masyarakat maupun mitra kerja.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir belum memberikan keterangan resmi terkait tudingan dan keluhan mengenai persoalan tunda bayar tersebut.
Penulis : Edisuriadi
Editor : Paijo