Diduga Kepala Desa Air Putih Tidak Konsisten Dalam Melayani Masyarakat 

Mitraterkini.com, Bengkalis –Diduga Kepala Desa Air Putih Tidak Konsisten Dalam Melayani Masyarakat Rosmah Menanti Janji Selama 3 Tahun Bantuan Rumah Tak Kunjung Terealisasi

Desa Air Putih Kecamatan Bengkalis kabupaten Bengkalis Provinsi Riau ,yang penuh menyimpan misteri Minggu (11/10/2026.

Dugaan Kepala Desa Air Putih yang punya cerita terkait bantuan rumah layak huni yang tak pernah usai selama tiga tahun warga menunggu dengan harapan hampa.

Sesuai yang ada dalam lampiran surat keterangan tidak mampu ( SKTM ) atas nama Rosmah sebagai calon penerima rumah bantuan yang telah di usulkan juga memiliki tanah sendiri dengan luas  9 X 23 M2 dan surat SKTM tersebut telah di tanda tangani oleh kepala desa air putih Muhammad Saifudin pada tgl 30 Desember 2025 yang lalu.

Namun saat di konfirmasi kepala desa air putih mengatakan rumah itu sudah di usulkan selama 3 tahun yang lalu dan di rencanakan akan di bantu rumah bulatan oleh Pemda ujarnya sang kepala desa kepada awak media .

Dari sebuah konfirmasi melalui jaringan WhatsApp media ini menanyakan kepada kepala desa air putih (Muhammad Saifudin) ada berapa unit bantuan rumah di desa air putih  pak ??

Belum kelar lagi masih menunggu verifikasi Pemda ke pemerintah pusat jawabnya Muhammad Saifudin sang kades air putih kecamatan bengkalis dengan singkat.

Lalu saat di kirim kan foto rumah warga desa air putih yang beralamat di jalan haji ilyas RT 02 RW 04  melalui jaringan whatsapp kepala desa air putih bertanya kembali itu rumah siapa ??

Ternyata kepala desa air putih pun sudah lupa dengan surat yang di tanda tangani nya pada tgl 30 Desember Tahun 2025 yang lalu , mengingat dengan pelayanan yang tidak konsisten dalam pelayanan.

lamanya seorang warga yang kelahiran tahun 1965 – menunggu  rumah bantuan bahkan sampai mengalami sakit strok mengakibatkan lumpuh .

Ditambah lagi kondisi pemilik rumah (Rosmah ) dalam keadaan sangat menyedihkan dirinya menderita sakit strok selama 6 tahun sehingga mengakibatkan lumpuh.

 Di samping itu  pekerjaan suaminya yang tanpa ada jaminan penghasilan tetap sebagai tukang ojek.

Sementara pada tahun 2026 ini  yang kabarnya ada bantuan rehab rumah layak huni untuk di desa air putih.

Bantuan rumah yang Konon sudah dalam daftar antrian dengan masa waktu selama 3 tahun Rosmah menunggu namun tidak di prioritaskan ?

Ada apa dengan bantuan rumah tersebut ?

” Pemilik rumah sudah menderita sakit strok dan suaminya berkerja sebagai tukang ojek dalam ke seharian nya boleh di bilang tanpa ada jaminan penghasilan yang tetap. 

Diduga kepala desa air putih terkait penyaluran bantuan rumah untuk warga atau pun bantuan rehan rumah layak huni di desa air putih ada nepotisme kepentingan jajaran keluarga.

Dengan adanya dugaan demikian awak media ini menyuarakan bila benar di desa air putih ada mendapatkan penyaluran anggaran rehab rumah layak huni agar dapat di tinjau ulang kembali atau di verifikasi kembali agar tepat sasaran.

 Dari pantauan di lapangan awak media ini telah mengkonfirmasi kepala desa air putih melalui jaringan WhatsApp nya pada Jum’at tgl 9 Oktober.

Berharap kepada pemerintah daerah mau pun provinsi agar  segera dapat memverifikasi kembali bila ada bantuan juknis untuk rehab rumah tersebut di desa air putih kecamatan Bengkalis kabupaten Bengkalis provinsi Riau .

” Juga kepada instansi yang berwenang agar dapat untuk meninjau ulang kembali terkait di lapangan mau pun data kepemilikan bantuan rumah yang akan di salurkan di desa air putih kecamatan Bengkalis kabupaten Bengkalis provinsi Riau bersambung.***(ND)