Mitraterkini.com, SEI MANDAU – Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Kampung Muara Kelantan, Polsek Sungai Mandau, melaksanakan pengecekan ketersediaan sumber air untuk pengairan tanaman jagung pipil di lahan PT SIR II, Kecamatan Sungai Mandau.
Kegiatan tersebut dilakukan guna mengantisipasi dampak perubahan cuaca yang berpotensi memengaruhi kebutuhan air tanaman. Pengecekan difokuskan pada kondisi parit dan kolam penampungan air yang menjadi sumber utama irigasi bagi tanaman jagung di area perkebunan.
Dalam peninjauan itu, Bhabinkamtibmas memastikan volume air masih mencukupi untuk mendukung pertumbuhan tanaman jagung yang saat ini tengah memasuki fase perkembangan. Ketersediaan air yang stabil dinilai sangat penting guna mencegah tanaman mengalami kekeringan yang dapat menurunkan produktivitas dan kualitas hasil panen.
“Tanaman jagung membutuhkan pasokan air yang cukup, terutama pada fase-fase pertumbuhan tertentu. Karena itu, kami melakukan pengecekan langsung untuk memastikan kondisi sumber air tetap aman dan distribusinya ke lahan pertanian berjalan dengan baik,” ujar Bhabinkamtibmas Kampung Muara Kelantan di lokasi kegiatan.
Berdasarkan hasil pemantauan, kondisi sumber air di sekitar lahan PT SIR II masih dalam keadaan baik dan mampu memenuhi kebutuhan irigasi tanaman jagung. Selain itu, sistem pengairan yang ada juga berfungsi normal sehingga mendukung pertumbuhan tanaman secara optimal.
Kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari pengawasan dan pendampingan yang rutin dilakukan jajaran kepolisian terhadap sektor pertanian di wilayah binaan. Melalui kehadiran aktif Bhabinkamtibmas, berbagai potensi kendala di lapangan, baik terkait pengairan maupun faktor lainnya, dapat dideteksi lebih awal dan segera dikoordinasikan dengan pihak terkait.
Sinergi antara Bhabinkamtibmas dan manajemen PT SIR II menjadi wujud komitmen bersama dalam menjaga produktivitas pertanian sekaligus mendukung keberhasilan program ketahanan pangan nasional.
Diharapkan, upaya tersebut dapat mendorong peningkatan hasil panen jagung pipil serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan perekonomian daerah.
(Red)