Pantau Pasca Pemupukan, Bhabinkamtibmas Muara Kelantan Cek Kondisi Jagung Pipil di PT SIR II

Mitraterkini.com, Sungai Mandau – Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Kampung Muara Kelantan, Brigadir Bayu Setiawan, melakukan pengecekan kondisi tanaman jagung pipil di lahan monokultur PT SIR II Sei Mandau, Kecamatan Sungai Mandau, Kabupaten Siak.

Kegiatan monitoring tersebut dilakukan pasca pemupukan kimia yang dilaksanakan tiga hari sebelumnya. Pengecekan bertujuan memastikan tanaman tumbuh optimal, menyerap nutrisi dengan baik, serta terhindar dari gangguan hama maupun penyakit.

Dalam kegiatan itu, Brigadir Bayu Setiawan turun langsung ke lapangan untuk memeriksa kondisi fisik tanaman, mulai dari batang, daun, hingga keadaan tanah di sekitar area tanam guna melihat perkembangan jagung pipil setelah proses pemupukan.

“Hari ini kita melakukan pengecekan setelah tiga hari lalu dilakukan pemupukan kimia. Kita ingin memastikan tanaman menyerap pupuk dengan baik, kondisi tanah tetap mendukung, serta tidak ada tanda-tanda kerusakan akibat dosis yang keliru maupun serangan hama,” ujar Brigadir Bayu di sela kegiatan.

Dari hasil pemantauan sementara, tanaman jagung pipil di lahan monokultur PT SIR II menunjukkan perkembangan yang cukup baik dengan kondisi pertumbuhan yang sehat.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan sektor pertanian di wilayah binaan. 

Kehadiran Bhabinkamtibmas di lapangan diharapkan mampu memberikan motivasi sekaligus memastikan program pertanian berjalan optimal.

Melalui pemanfaatan lahan produktif di kawasan PT SIR II Sei Mandau, diharapkan produksi jagung pipil dapat terus meningkat sehingga membantu menjaga stabilitas dan ketersediaan pangan di wilayah Kecamatan Sungai Mandau.

Pihak pengelola lahan turut menyambut positif pendampingan yang dilakukan kepolisian. 

Sinergi antara aparat keamanan, perusahaan, dan masyarakat dinilai menjadi langkah penting dalam memperkuat ketahanan pangan serta meningkatkan produktivitas pertanian di daerah.

(Red)