Mmitraterkini.com, Pulau Burung – Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah yang digelar di Masjid Nurul Ihsan, Desa Pulau Burung, Kecamatan Pulau Burung, berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, Minggu malam (11/1/2026).
Kegiatan keagamaan yang dimulai sekitar pukul 20.30 WIB tersebut dihadiri Camat Pulau Burung Razali, S.E, Kapolsek Pulau Burung AKP Dr. Irwanto, S.H., M.H, perwakilan Danramil 11 Pulau Burung Serda Hendra, Kepala Desa Pulau Burung Riswan Khaidir, A.Md, perwakilan Kepala KUA Pulau Burung Adam, S.Pd, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta sekitar 300 jamaah Masjid Nurul Ihsan.
Dalam sambutannya, Kapolsek Pulau Burung AKP Dr. Irwanto menyampaikan apresiasi kepada panitia dan masyarakat atas terselenggaranya peringatan Isra’ Mi’raj dengan aman dan tertib.
Ia menegaskan bahwa Isra’ Mi’raj merupakan momentum penting untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, khususnya dalam melaksanakan ibadah shalat lima waktu.
“Melalui kegiatan keagamaan seperti ini, mari kita perkuat silaturahmi, persatuan, dan kebersamaan antara masyarakat dengan unsur pemerintah serta aparat keamanan.
Polri akan terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujar Kapolsek.
Sementara itu, Camat Pulau Burung Razali, S.E mengatakan peringatan Isra’ Mi’raj bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat keimanan dan kebersamaan di tengah masyarakat.
“Melalui peringatan Isra’ Mi’raj ini, kita diingatkan untuk terus meningkatkan kualitas ibadah, mempererat silaturahmi, serta menjaga persatuan dan kerukunan antarwarga.
Sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan aparat keamanan sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan damai di Kecamatan Pulau Burung,” ujar Razali.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan sambutan Ketua Panitia, Kapolsek Pulau Burung, dan Camat Pulau Burung, kemudian tausiyah agama yang disampaikan oleh Ustadz Alfian, serta ditutup dengan doa bersama.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Alfian menyampaikan makna Isra’ Mi’raj sebagai perjalanan spiritual Rasulullah SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa hingga ke langit ketujuh untuk menerima perintah shalat lima waktu.
Peringatan ini juga menjadi pengingat pentingnya memperbaiki hubungan dengan Allah SWT dan sesama manusia.
Kegiatan Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah tersebut berakhir sekitar pukul 22.10 WIB. Selama acara berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.
(Red)