Ratusan Massa Hentikan Aktivitas Alat Berat PT TKWL Diduga Rusak Tanaman Sawit Warga

Mitraterkini.com, Siak — Konflik antara PT Teguh Karsa Wana Lestari (TKWL) dengan masyarakat di Kabupaten Siak kembali memanas. Ratusan warga dari tiga Desa, yakni Muara Dua, Bandar Jaya, dan Bunga Raya, menghentikan aktivitas alat berat milik perusahaan yang diduga merusak tanaman sawit milik warga, Jumat (8/8/2025).

Pantauan wartawan di lokasi, Sekitar 300 orang massa, terdiri dari ibu-ibu, bapak-bapak, hingga anak-anak, turun langsung ke lokasi untuk memprotes aktivitas perusahaan. Aksi ini dipicu oleh dugaan perusakan tanaman sawit masyarakat yang dilakukan saat alat berat perusahaan PT Teguh Karsa Wana Lestari (TKWL)  beroperasi tersebut.

Warga Muara Dua, Bandar Jaya, dan Bunga Raya,  menuntut PT Teguh Karsa Wana Lestari (TKWL) menghentikan seluruh kegiatan di lahan tersebut hingga ada kesepakatan resmi yang melibatkan masyarakat. Menurut warga, selama ini perusahaan melakukan perundingan secara sepihak tanpa melibatkan perwakilan masyarakat dalam mediasi.

“Kami minta perusahaan PT Teguh Karsa Wana Lestari (TKWL) bertanggung jawab atas kerusakan tanaman sawit kami. Kami sudah susah payah menanam dengan tenaga dan modal, tapi perusahaan seenaknya merusak tanaman kami,” ungkap salah satu warga yang ikut aksi.

Hingga kini, proses mediasi antara pihak perusahaan dan masyarakat belum mencapai kesepakatan. Namun warga menilai pihak PT TKWL sudah berani melakukan penggusuran dan pengrusakan tanaman sawit, meski persoalan belum tuntas.

(Red)