MITRATERKINI.COM, SIAK — Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) di Kampung Gabung Makmur, Kecamatan Kerinci Kanan, Kabupaten Siak, yang dibangun pada tahun 2021, diduga tidak berfungsi dan hingga kini belum dirasakan manfaatnya oleh warga Dusun Harapan Jaya. Kamis (15/01/2026).
Berdasarkan pantauan mitraterkini.com di lapangan, kondisi sarana Pamsimas tampak memprihatinkan. Sejumlah pipa terlihat pecah dan rusak, sementara instalasi air tidak lagi beroperasi.
Fasilitas yang dibangun dengan tujuan memenuhi kebutuhan air bersih warga tersebut kini terkesan terbengkalai.
Salah seorang warga Dusun Harapan Jaya yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, sejak awal pembangunan hingga saat ini, air dari Pamsimas belum pernah mengalir ke rumah warga.
“Pamsimas ini sudah dibangun sejak 2021. Meteran air dan pipa kran memang sempat dipasang, tapi sekarang semuanya rusak. Sampai hari ini kami tidak pernah menikmati airnya,” ujar warga tersebut.
Ia menambahkan, hanya sekitar lima rumah yang sempat dialiri air, itupun dalam waktu singkat dan dengan biaya operasional listrik yang harus ditanggung sendiri oleh warga.
“Setahu saya cuma sekitar lima rumah yang airnya sempat mengalir. Itu pun listriknya dibayar sendiri oleh warga. Padahal Pamsimas ini seharusnya untuk satu dusun, yakni Dusun Harapan Jaya,” tambahnya.
Warga menilai tidak adanya tindak lanjut dari Pemerintah Kabupaten Siak sejak proyek tersebut dibangun, sehingga fasilitas yang ada tidak terawat dan gagal memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, Penghulu Kampung Gabung Makmur, Pujito, saat dikonfirmasi mitraterkini.com menyampaikan bahwa hingga kini belum ada proses serah terima Pamsimas dari pihak pelaksana proyek kepada pemerintah kampung.
Pihak proyek Pamsimas tidak pernah bertemu dan menyerahkan atau memberikan arahan terkait tata cara pengelolaan dan penggunaan Pamsimas,” jelas Pujito.
Ia juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini dirinya belum menandatangani dokumen perjanjian apa pun karena tidak adanya arahan resmi dari dinas terkait di Kabupaten Siak.
“Sampai sekarang saya belum menandatangani perjanjian karena tidak ada arahan resmi Pihak proyek Pamsimas,” tegasnya.
Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan terkait pengawasan dan keberlanjutan program Pamsimas di Kabupaten Siak, khususnya di Kampung Gabung Makmur.
Padahal, program ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat akan akses air bersih yang layak dan berkelanjutan.
(Red)