Mitraterkini.com, Bagansiapiapi — Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kepenghuluan (PMK) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) menggelar rapat koordinasi (Rakor) bersama seluruh Datuk dan Datin Penghulu se-Kabupaten Rokan Hilir. Kegiatan ini bertujuan memperkuat koordinasi serta meningkatkan profesionalitas dalam penyelenggaraan pemerintahan kepenghuluan.
Rakor tersebut berlangsung di salah satu hotel di Bagansiapiapi dan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Rokan Hilir, Fauzi Efrizal, S.Sos., M.Si.
Kegiatan ini turut dihadiri Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Rohil Normansyah, Kepala Dinas PMK Rohil Basri, serta perwakilan Dinas PMD Dukcapil Provinsi Riau.
Dalam arahannya, Sekda Rohil Fauzi Efrizal menegaskan pentingnya para penghulu memahami dan mematuhi seluruh kebijakan pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan tata kelola keuangan desa. Ia menekankan implementasi nota kesepahaman (MoU) antara Bupati Rokan Hilir dan Kejaksaan Negeri Rohil melalui program Jaksa Jaga Desa sebagai langkah pencegahan penyimpangan dana desa.
“Penggunaan dana desa harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku agar tidak menimbulkan penyimpangan yang dapat berujung pada tindak pidana korupsi,” tegas Fauzi.
Selain itu, ia juga meminta para penghulu untuk fokus mendukung program penurunan kemiskinan ekstrem dan penguatan ketahanan pangan. Menurutnya, pengelolaan keuangan desa harus tepat sasaran guna memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di sektor pangan.
Fauzi Efrizal turut menyoroti pentingnya realisasi sejumlah program strategis pemerintah pusat di tingkat desa, di antaranya Koperasi Desa Merah Putih, program Makan Bergizi Gratis, serta Sekolah Rakyat.
“Penghulu merupakan garda terdepan dalam pelayanan kepada masyarakat. Kita harus memastikan seluruh program nasional dapat direalisasikan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di daerah,” pungkasnya.***
Penulis : Edisupriadi
Editor : Paijo