MITRATERKINI.COM, Siak — Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan dan meningkatkan produktivitas lahan, Kanit Intelkam (IK) Polsek Sungai Mandau melakukan koordinasi dengan manajemen PT RAPP Estate Mandau terkait pemanfaatan lahan perusahaan melalui pola tanam tumpang sari (intercropping).
Koordinasi tersebut membahas potensi pemanfaatan sejumlah area lahan perusahaan yang memungkinkan untuk dikelola oleh kelompok tani (Koptan) setempat, tanpa mengganggu tanaman utama milik perusahaan.
Melalui sistem tumpang sari, sela-sela lahan produktif diharapkan dapat dimanfaatkan untuk pengembangan tanaman pangan. Selain meningkatkan produktivitas lahan, program ini juga diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Dalam pertemuan tersebut, pihak Polsek Sungai Mandau bersama manajemen PT RAPP Estate Mandau melakukan pembahasan awal mengenai pemetaan dan luasan lahan yang dinilai berpotensi untuk dimanfaatkan.
Tidak hanya itu, kondisi serta kelayakan tanah, aspek keamanan, hingga mekanisme pengelolaan dan kerja sama antara kelompok tani dengan pihak perusahaan turut menjadi perhatian.
“Sinergi antara kepolisian, pihak swasta, dan kelompok tani ini sangat penting. Kami berupaya memastikan kesiapan lahan agar masyarakat tani nantinya dapat mengelola area tumpang sari secara aman, teratur, dan berkelanjutan demi mendukung ketahanan pangan di Kecamatan Sungai Mandau,” ujar pihak Polsek Sungai Mandau.
Koordinasi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kolaborasi antara kepolisian, perusahaan, dan masyarakat dalam mengoptimalkan potensi lahan yang tersedia.
Diharapkan, pemanfaatan lahan dengan sistem tumpang sari dapat mendukung program ketahanan pangan sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan dan kesejahteraan bagi kelompok tani di sekitar wilayah operasional PT RAPP Estate Mandau.***