Bupati Kasmarni Hadiri Porseni IGTKI Riau 2026, Dorong Penguatan Pendidikan Anak Usia Dini

MITRATERKINI.COM, KUANTAN SINGINGI – Bupati Bengkalis sekaligus Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Bengkalis, Hj. Kasmarni, S.Sos., M.MP., menghadiri pembukaan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Provinsi Riau Tahun 2026 di Kabupaten Kuantan Singingi, Selasa (13/10/2026).

Kehadiran Kasmarni dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis terhadap penguatan pendidikan anak usia dini sekaligus apresiasi kepada para guru TK yang memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan mengembangkan potensi generasi penerus bangsa.

Pembukaan Porseni IGTKI Provinsi Riau Tahun 2026 ditandai dengan pemukulan gong dan pelepasan balon ke udara oleh Bunda PAUD Provinsi Riau, Adrias Hariyanto, didampingi Pelaksana Tugas (Plt.) Gubernur Riau yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Erisman Yahya, Plt. Bupati Kuantan Singingi H. Mukhlisin, Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni, serta para Bunda PAUD dan bupati/wali kota se-Provinsi Riau.

Turut hadir perwakilan Direktur Pendidikan Guru dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Agung Nugroho Mare.

Dalam kesempatan tersebut, Kasmarni menegaskan bahwa membangun generasi yang unggul, cerdas, dan berkarakter harus dimulai sejak usia dini melalui pendidikan berkualitas serta dukungan guru yang kreatif, berdedikasi, dan penuh kasih sayang.

Menurutnya, Porseni IGTKI tidak hanya menjadi ajang perlombaan olahraga dan seni, tetapi juga wadah untuk mempererat silaturahmi, berbagi pengalaman, mengasah kreativitas, serta meningkatkan kompetensi para pendidik PAUD dan TK.

“Porseni IGTKI ini bukan sekadar ajang perlombaan olahraga dan seni, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi, berbagi pengalaman, serta meningkatkan kreativitas dan kompetensi para pendidik PAUD dan TK,” ujar Kasmarni.

Ia menjelaskan, guru PAUD dan TK memiliki posisi strategis dalam menentukan kualitas generasi masa depan. Pada usia dini, anak tidak hanya belajar mengenal huruf dan angka, tetapi juga mulai membangun karakter, mengembangkan kreativitas, menumbuhkan rasa percaya diri, serta memahami nilai-nilai kebaikan.

Oleh karena itu, proses pembelajaran harus dirancang secara menyenangkan, aman, dan berkualitas dengan mengedepankan kasih sayang serta memperhatikan kebutuhan tumbuh kembang setiap anak.

“Saya berharap melalui kegiatan ini, semangat kebersamaan dan profesionalisme para guru semakin kuat, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini, khususnya di Kabupaten Bengkalis dan Provinsi Riau pada umumnya,” tambahnya.

Kasmarni juga berharap semangat yang terbangun melalui Porseni dapat diterapkan di satuan pendidikan masing-masing. Dengan demikian, para guru diharapkan mampu melahirkan inovasi pembelajaran yang lebih kreatif dan memberikan dampak positif bagi perkembangan anak.

Sementara itu, Bunda PAUD Provinsi Riau, Adrias Hariyanto, berharap Porseni IGTKI menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan, meningkatkan kreativitas, serta membuka ruang bagi para guru TK untuk menunjukkan dan mengembangkan potensi terbaik mereka.

Ia juga mendorong para pendidik agar terus meningkatkan kompetensi, berinovasi, serta menciptakan lingkungan belajar yang aman dan menyenangkan guna mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Senada dengan itu, Plt. Gubernur Riau melalui Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Erisman Yahya, menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia.

Menurutnya, kualitas generasi masa depan harus dipersiapkan sejak dini melalui dukungan tenaga pendidik yang kompeten, kreatif, dan berdedikasi.

Ia berharap Porseni IGTKI tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi olahraga dan seni, tetapi juga mampu memperkuat sinergi antara organisasi profesi, satuan pendidikan, dan pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan