Mitraterkini.com, SIAK — Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Lintas Buatan–Pelalawan, tepatnya di kawasan KLO Kilometer 6–7, Kampung Pangkalan Pisang, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, Riau, Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.
Kecelakaan tersebut melibatkan sepeda motor Honda Mega Pro tanpa nomor polisi (nopol) dengan mobil trailer bernomor polisi B 9363 FEI. Dalam kecelakaan itu, seorang pelajar yang mengendarai sepeda motor meninggal dunia.
Informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Mega Pro melaju dari arah Buatan menuju Kilometer 11. Setibanya di lokasi kejadian, pengendara sepeda motor diduga hendak menyalip kendaraan yang berada di depannya.
Saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju mobil trailer B 9363 FEI. Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan tak terhindarkan hingga terjadi kecelakaan adu kambing.
Benturan keras mengakibatkan pengendara sepeda motor mengalami luka parah dan meninggal dunia.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung mendatangi lokasi untuk membantu proses evakuasi korban. Peristiwa itu juga menyebabkan arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat mengalami kemacetan.
Mendapat informasi dari masyarakat, personel piket Polsek Koto Gasib segera mendatangi lokasi kejadian. Petugas kemudian melakukan pengecekan TKP dan berkoordinasi dengan pihak Puskesmas untuk mengirimkan ambulans guna mengevakuasi korban.
Personel kepolisian juga melaksanakan pengaturan lalu lintas (Garlin) untuk mengurai kemacetan kendaraan di sekitar lokasi kecelakaan.
Kasat Lantas Polres Siak AKP Denny Maulana melalui Kanit Laka Lantas mengatakan, petugas telah mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Petugas sudah berada di lokasi untuk melakukan penanganan dan olah TKP. Untuk kronologi lengkap serta identitas korban masih dalam proses pendataan,” kata Kanit Laka Lantas. Kepada wartawan Mitraterkini.com.
Selanjutnya, petugas mengevakuasi korban dan mengamankan kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan untuk kepentingan penyelidikan.
Hingga kini, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi serta penyebab pasti kecelakaan maut tersebut.
(Red)