MITRATERKINI.COM, SIAK — Kabut asap kiriman mulai menyelimuti sejumlah wilayah Kabupaten Siak, Riau. Kondisi tersebut mendorong Kepolisian Resor (Polres) Siak bersama jajaran Polsek bergerak cepat membagikan ribuan masker gratis kepada masyarakat.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya preventif untuk mengantisipasi dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat, terutama risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Pembagian masker menyasar sejumlah titik strategis, mulai dari persimpangan jalan utama, kawasan yang ramai aktivitas masyarakat hingga permukiman warga yang mulai terdampak kabut asap.
Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan seluruh jajaran Polres hingga Polsek dikerahkan untuk membantu melindungi masyarakat dari dampak paparan asap.
“Hari ini seluruh jajaran Polres hingga Polsek kita turunkan untuk membagikan masker secara gratis kepada pengendara dan warga. Dampak kabut asap kiriman ini sudah mulai mengganggu kenyamanan dan dapat memicu gangguan kesehatan, termasuk ISPA, jika dibiarkan tanpa perlindungan diri,” ujar AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar.
Kapolres mengimbau masyarakat untuk membatasi aktivitas di luar ruangan apabila tidak mendesak. Warga juga diminta selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah serta memperbanyak konsumsi air putih.
Selain itu, Kapolres mengingatkan seluruh pihak agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. I
a menegaskan, kepolisian akan terus melakukan langkah pencegahan dan penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran lahan yang berpotensi memicu Karhutla.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Siak untuk selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.
Kami juga memperingatkan tegas kepada seluruh pihak agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, karena penegakan hukum akan terus berjalan demi pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla),” tegasnya.
Aksi pembagian masker tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Selain turun langsung membagikan masker, Polres Siak juga terus berkoordinasi dengan Tim Satgas Karhutla dan instansi terkait untuk memantau perkembangan kualitas udara serta titik api di berbagai wilayah Kabupaten Siak.
Langkah tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi risiko gangguan kesehatan masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran bersama untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
(Red)