Mitraterkini.com, Siak – Pemerintah Kabupaten Siak menggelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Tahun 2027 sebagai bagian dari penyempurnaan dokumen kebijakan pembangunan tahunan daerah.
Forum yang dipimpin Wakil Bupati Siak, Syamsurizal, itu diikuti perangkat daerah, camat, tokoh masyarakat, insan pers, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan.
Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Raja Indra Pahlawan, Lantai II Kantor Bupati Siak, Selasa (3/3/2026).
Dalam sambutannya, Syamsurizal menegaskan bahwa forum konsultasi publik merupakan bagian penting dari proses perencanaan pembangunan yang partisipatif, transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Kehadiran kita di sini untuk memastikan Siak ke depan lebih baik. Forum ini menjadi wadah menyampaikan arah kebijakan dan program prioritas pembangunan pada tahun kedua kami setelah dilantik,” ujarnya.
Lima Prioritas Pembangunan 2027
Wabup memaparkan, arah pembangunan Kabupaten Siak tahun 2027 difokuskan pada lima prioritas utama, yakni:
Si-Lestari, pemerataan pembangunan antarwilayah untuk mengurangi kesenjangan kota dan desa.
Si-Cerdas, penguatan pendidikan vokasional dan pelatihan kerja berbasis teknologi, industri, pertanian, dan perkebunan.
Si-Sehat, peningkatan layanan kesehatan serta percepatan penurunan angka stunting.
Si-Tumbuh, peningkatan kualitas sumber daya manusia agar adaptif terhadap ekonomi inklusif dan berdaya saing global.
Si-Maju, peningkatan infrastruktur dasar hingga pelosok desa guna memastikan pemerataan layanan publik.
Pengangguran Jadi Sorotan
Dalam sesi diskusi, salah satu tokoh masyarakat menyoroti angka pengangguran di Kabupaten Siak yang mencapai 5,30 persen dan disebut sebagai yang tertinggi di Provinsi Riau, meski angka kemiskinan menunjukkan tren penurunan.
Menanggapi hal itu, Wabup Syamsurizal menyatakan bahwa Pemkab Siak telah berkoordinasi dengan perusahaan-perusahaan di daerah untuk memprioritaskan tenaga kerja putra-putri daerah.
“Kami sudah melakukan pertemuan dengan pelaku usaha agar tenaga kerja lebih memprioritaskan anak-anak Siak. Ini menjadi komitmen bersama untuk menekan angka pengangguran,” jelasnya.
Selain itu, Pemkab juga mendorong optimalisasi program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan serta penyaluran bantuan melalui Baznas agar tepat sasaran dan mendukung pemberdayaan masyarakat.
Selaraskan Program Daerah dan Nasional
Syamsurizal menegaskan bahwa seluruh masukan masyarakat dan stakeholder akan dicatat sebagai bahan evaluasi dan pembahasan lanjutan bersama OPD terkait.
Ia juga meminta camat dan OPD bekerja sama meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna mendukung keberlanjutan pembangunan.
Dalam kesempatan itu, ia turut menyampaikan terdapat 17 program daerah yang diselaraskan dengan program nasional, di antaranya ketahanan pangan, pemberdayaan perempuan dan pemuda, peningkatan layanan kesehatan, seragam sekolah gratis, peningkatan kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan, penguatan ekonomi desa, perluasan kesempatan kerja, serta pemberdayaan UMKM secara digital dan kolaboratif.
Melalui forum ini, Pemkab Siak berharap arah pembangunan 2027 semakin terarah, tepat sasaran, serta mampu menjawab tantangan pengangguran dan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kabupaten Siak.***
Reporter : Erik