Mitraterkini.com, Pinggir – SMK Negeri 2 Pinggir, Kabupaten Bengkalis, menuntaskan Program Revitalisasi Sekolah Tahun 2025 dengan hasil memuaskan.
Program tersebut ditandai dengan rampungnya pembangunan Ruang Praktik Siswa (RPS) baru untuk jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR) dan Teknik Sepeda Motor (TSM).
Pembangunan fasilitas praktik itu diselesaikan tepat waktu sesuai ketentuan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Rabu (27/1/2026).
Revitalisasi sekolah yang dilaksanakan sepanjang tahun 2025 di lingkungan SMK Negeri 2 Pinggir, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau ini merupakan bagian dari program prioritas Presiden Republik Indonesia.
Program tersebut bertujuan meningkatkan kualitas layanan pendidikan vokasi serta memperkuat pembangunan sumber daya manusia unggul di daerah.
Pelaksanaan revitalisasi dilakukan melalui skema swakelola sekolah, dengan melibatkan unsur masyarakat sekitar dan komite sekolah.
Untuk memastikan mutu serta kesesuaian pekerjaan dengan petunjuk teknis (juknis), kegiatan ini mendapat pendampingan dari Perguruan Tinggi Pendamping, yakni Politeknik Negeri Bengkalis, yang ditunjuk langsung oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Selain itu, pengawasan turut dilakukan oleh konsultan dan pengawas independen guna memastikan kualitas bangunan sesuai standar.
Pihak sekolah menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah atas bantuan pembangunan ruang praktik tersebut.
Dengan adanya fasilitas baru ini, diharapkan kompetensi siswa SMK Negeri 2 Pinggir semakin meningkat dan mampu bersaing di dunia kerja.
“Penambahan ruang praktik ini sangat membantu proses pembelajaran berbasis keterampilan. Siswa kini memiliki fasilitas yang memadai untuk meningkatkan keahlian sesuai kebutuhan industri,” ungkap salah satu guru produktif SMK Negeri 2 Pinggir.
Tak hanya berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan, program revitalisasi ini juga memberi efek ekonomi positif bagi masyarakat sekitar.
Proses pembangunan melibatkan tenaga kerja lokal serta memanfaatkan material dari lingkungan setempat, sehingga turut mendorong perputaran ekonomi masyarakat dan mempercepat penyelesaian pekerjaan.
SMK Negeri 2 Pinggir juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung program ini, di antaranya konsultan dan pengawas bangunan, UPT Dinas Pendidikan Wilayah II, Pengawas Sekolah, Dinas Pendidikan Provinsi Riau, serta Gubernur Riau.
Apresiasi turut disampaikan masyarakat setempat. Mereka mengaku terbantu dengan keberadaan SMK Negeri 2 Pinggir yang kini memiliki fasilitas pendidikan semakin lengkap.
“Kami masyarakat sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Kementerian dan Dinas Pendidikan Provinsi Riau. Anak-anak kami kini tidak perlu lagi bersekolah jauh ke luar Kecamatan Pinggir untuk menempuh pendidikan SMK,” ujar salah seorang warga.
Warga juga memuji kualitas bangunan hasil revitalisasi tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada kepala sekolah, konsultan, dan pengawas pembangunan. Hasil pekerjaan sangat baik, bangunannya terlihat kokoh, megah, dan layak digunakan. Ini menjadi tempat terbaik bagi anak-anak kami untuk mengejar impian dan cita-cita mereka ke depan,” tutupnya.***
(Red)