Mitraterkini.com, SABAK AUH – Isu dugaan pungutan liar (pungli) oleh oknum organisasi masyarakat (ormas) di Kecamatan Sabak Auh yang diberitakan sejumlah media online pada Rabu (19/11/2025) mendapat bantahan keras dari jajaran pengurus Lembaga Laskar Melayu Bersatu (LLMB) DPC Sabak Auh.
Berita yang menyebut adanya penerimaan uang hingga Rp1 juta dari pedagang buah musiman sebagai “syarat” berjualan di fasilitas umum, dinilai tidak sesuai fakta lapangan. Ketua DPC LLMB Sabak Auh, Subani, sebelumnya memang mengakui adanya pemberian uang dari pedagang, namun bukan bersifat pungutan atau sewa lapak sebagaimana diberitakan.
Pedagang Durian: “Tidak Ada Pungli, Saya Kasih Uang Sukarela”
Dalam sebuah rekaman video klarifikasi, pedagang durian Zal Gondrong menegaskan bahwa tidak ada praktik pungli seperti diberitakan.
“Saya pedagang durian di dekat kantor camat Sabak Auh. Di sini tidak ada istilah pungli. Itu hanya bahasa-bahasa sakit hati dari pihak lain, bahasa karang-karang,” ujar Zal.
Ia menyebut, uang yang diberikan kepada anggota LLMB hanyalah uang sampah dan uang lelah, sebagai bentuk penghargaan karena lokasi tersebut dibersihkan dan diatur oleh mereka.
“Saya berdagang di sini karena senang. Ada rezeki. Saya memberi uang sukarela, bukan paksaan. Tidak ada biaya sewa lapak,” tegasnya, Kamis 20/11/2925.
Pedagang Lain: “Jualan Bebas, Tidak Pernah Dipungut Biaya”
Hal senada diungkapkan seorang ibu penjual lontong yang juga berjualan di lokasi tersebut.
Ketika ditanya apakah pernah dimintai biaya lapak atau pungutan lain oleh anggota LLMB, ia menegaskan:
“Enggak pernah. Di sini jualan bebas, sukarela. Tidak ada dipungut biaya apa pun.”
Situasi Mencair Setelah Mediasi Polsek Sabak Auh
Tegangan yang sempat muncul akibat pemberitaan tersebut akhirnya mereda setelah dilakukan mediasi oleh jajaran Polsek Sabak Auh yang dihadiri Kanit Intel, Kanit Reskrim, Kasi Trantib Kecamatan Sabak Auh, pengurus LLMB, pedagang, serta insan pers.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak saling menjelaskan duduk persoalan sehingga tercapai pemahaman bersama.
Kapolsek Sabak Auh berpesan:
“Kami berharap jajaran ormas, insan pers, dan para pelaku usaha dapat saling menjaga, sehingga tercipta iklim yang aman dan kondusif.
Sumber: Kompaspos.Com
(Red)