Mitraterkini.com, Pulau Burung – Distribusi bahan bakar minyak (BBM) non subsidi di Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Inhil, hingga kini masih belum stabil. Hal ini disebabkan belum optimalnya penerapan sistem rekomendasi XSTAR yang belum mencapai 100 persen di wilayah tersebut. Selasa (21/4/2026).
Menyikapi kondisi ini, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Pulau Burung menggelar rapat koordinasi terkait pendistribusian BBM jenis Bio Solar dan Pertalite dari SPBU ke konsumen, Selasa (21/4/2026) sekitar pukul 10.00 WIB di Kantor Desa Pulau Burung, Jalan Pendidikan.
Rapat tersebut dihadiri oleh Camat Pulau Burung Razali, S.E, Kapolsek Pulau Burung AKP Dr. Irwanto, S.H., M.H, perwakilan Danramil 11 Pulau Burung Sertu Siswanto, Kepala Desa Pulau Burung Riswan Khaidir, A.Md, pemilik pangkalan minyak Ahmad, serta personel Polsek dan Koramil setempat.
Dalam rapat tersebut disepakati bahwa selama sistem rekomendasi XSTAR belum berjalan maksimal, penyaluran BBM kepada masyarakat masih dapat menggunakan rekomendasi manual atau melalui microsite sebagai solusi sementara.
Camat Pulau Burung Razali, S.E, menegaskan bahwa langkah ini diambil agar masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam mendapatkan BBM, meski sistem digital belum sepenuhnya diterapkan.
“Ini solusi sementara agar distribusi tetap berjalan. Namun pengawasan tetap kita perketat untuk mencegah penyalahgunaan di lapangan,” ujarnya.
Selain itu, Forkopimcam juga menekankan pentingnya menjaga ketersediaan stok BBM di tingkat pangkalan agar tetap mencukupi kebutuhan masyarakat.
Koordinasi dengan pihak SPBU dan pemerintah daerah akan terus dilakukan guna mengantisipasi potensi kelangkaan.
Kapolsek Pulau Burung AKP Dr. Irwanto menambahkan bahwa pihaknya bersama unsur terkait akan terus melakukan pemantauan guna memastikan distribusi berjalan lancar, aman, dan tepat sasaran.
Dengan adanya langkah ini, diharapkan distribusi BBM di Kecamatan Pulau Burung dapat lebih tertib, merata, serta tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
(Red)