Mitraterkini.com, Koto Gasib — Objek wisata alam BSI (Berembang Selangat Indah) Kampung Sri Gemilang, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, kembali dibuka untuk umum pada Kamis (1/1/2026) setelah lama vakum sejak pandemi Covid-19.
Pembukaan kembali destinasi wisata tersebut disambut antusias masyarakat. Berdasarkan data pengelola, pengunjung tercatat mendatangi lokasi sejak pagi hingga sore hari untuk menikmati keindahan alam serta berbagai spot swafoto yang tersedia.
Penjaga wisata BSI alam mengatakan, dibukanya kembali objek wisata ini merupakan hasil kerja sama pengelola dengan masyarakat setempat setelah dilakukan pembenahan secara bertahap.
“Wisata alam BSI sempat vakum cukup lama sejak pandemi Covid-19. Di awal tahun 2026 ini kami kembali membuka dengan harapan dapat menjadi sarana rekreasi sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujarnya.
Salah seorang aji pengunjung mengaku senang dengan dibukanya kembali wisata alam BSI yang selama ini dirindukan warga.
“Tempatnya masih alami dan nyaman untuk rekreasi keluarga maupun anak muda. Semoga ke depan fasilitasnya semakin baik,” katanya.
Sementara itu, Penghulu Kampung Sri Gemilang Eswandi Candra menyampaikan dukungannya terhadap pengaktifan kembali wisata alam BSI sebagai salah satu aset kampung.
“Kami mendukung penuh pengelolaan wisata ini. Harapannya dapat menjadi destinasi unggulan kampung dan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ungkapnya.
Terpisah, Bhabinkamtibmas Kampung Sri Gemilang Bhabinkamtibmas BRIPKA MAKMUN mengimbau seluruh pengunjung dan pengelola untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama berada di kawasan wisata.
Ia mengingatkan pengunjung agar mengawasi anak-anak, mematuhi aturan pengelola, tidak membawa minuman keras, serta berhati-hati saat berada di area tersebut.
Selain itu, pengunjung juga diminta menjaga kebersihan lingkungan dan memarkirkan kendaraan di tempat yang telah disediakan.
Dengan sinergi antara pengelola, masyarakat, dan aparat keamanan, wisata alam BSI Kampung Sri Gemilang diharapkan dapat terus berjalan aman, tertib, dan memberikan manfaat bagi masyarakat di tahun 2026.
(Red)