Mitraterkini.com, Siak – Bupati Siak Afni Zulkifli melakukan perombakan birokrasi setelah enam bulan memimpin Kabupaten Siak. Perombakan tersebut dilakukan untuk mengisi jabatan eselon II, III, IV, serta pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Siak.
Pelantikan berlangsung khidmat di Balairung Datuk Empat Suku, Kompleks Rumah Rakyat, Jumat (19/12/2025).
Sebanyak 71 pejabat dilantik dengan rincian satu pejabat eselon II, 40 pejabat eselon III yang terdiri dari 20 promosi dan 20 mutasi, 28 pejabat eselon IV dengan rincian 20 promosi dan delapan mutasi, serta satu pejabat fungsional.
Bupati Afni Zulkifli menegaskan bahwa mutasi dan promosi merupakan hal yang lumrah dalam pemerintahan guna meningkatkan kinerja organisasi dan kualitas pelayanan publik.
“Tahniah kepada pejabat yang dilantik. Pelantikan ini membutuhkan keberanian untuk melakukan gebrakan dan menyesuaikan diri dengan dinamika pemerintahan saat ini,” ujar Afni.
Dalam pelantikan tersebut, Afni juga mengambil langkah strategis dengan merekrut ASN dari lembaga vertikal Kejaksaan Tinggi Riau untuk mengisi jabatan Kepala Bagian Hukum. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat tata kelola hukum dan memastikan jalannya pemerintahan sesuai aturan.
Afni menegaskan seluruh proses pengisian jabatan dilakukan secara profesional dan transparan tanpa adanya demosi. Promosi dan mutasi dilakukan murni berdasarkan kebutuhan organisasi.
“Tidak ada urusan personal dan tidak ada kepentingan politik. Jabatan adalah amanah yang akan dipertanggungjawabkan, bukan hanya kepada pimpinan, tetapi juga kepada Tuhan,” tegasnya.
Bupati perempuan pertama di Kabupaten Siak ini juga menegaskan penolakannya terhadap praktik jabatan transaksional.
“Tidak ada setoran atau permintaan dalam bentuk apa pun. Jika ada oknum yang mengatasnamakan pimpinan, segera laporkan,” katanya.
Dalam arahannya, Afni meminta para pejabat yang dilantik untuk bekerja dengan penuh dedikasi, mengedepankan pelayanan publik, serta menjaga loyalitas kepada masyarakat.
“Jangan bergaya sebagai pejabat. Berbaurlah dengan rakyat dan layani mereka dengan baik. Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat sangat dibutuhkan, terutama dalam kondisi sulit,” ujarnya.
Afni juga menyampaikan bahwa evaluasi kinerja pejabat akan dilakukan secara berkala, seiring rencana penyesuaian Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) pada awal tahun mendatang. Meski demikian, seluruh ASN diminta tetap bekerja maksimal selama masih mengemban amanah jabatan.***
Reporter: Erik