Luar Biasa! Anggota DPRD Siak & Dinas PUPR Siak Tinjau Jembatan Ambrol di Poros Kampung Seminai

Mitraterkini.com, Kerinci Kanan – Anggota DPRD Kabupaten Siak, Budi Yuwono, SKM., KES, bersama jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Siak turun langsung meninjau lokasi jembatan yang ambrol di jalan poros RT 02 RK Dusun Kolim, Kampung Seminai, Kecamatan Kerinci Kanan, Kabupaten Siak. Senin (08/12/2025).

Turut hadir dalam peninjauan tersebut Alex Chandra, ST (Penata Kelola Jalan dan Jembatan Ahli Muda), Jumaidi, ST., MT (Penelaah Teknis Kebijakan), Ahmad Najib Nst (Konsultan), Camat Kerinci Kanan Heppy Candra, SKM., M.Si, Penghulu Kampung Seminai Zaenudin, serta sejumlah tokoh masyarakat dan warga setempat.

Anggota DPRD Siak Budi Yuwono, SKM., KES, menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan segera mengambil langkah cepat untuk memastikan akses masyarakat kembali normal.

“Kami sudah melihat langsung kondisi jembatan yang ambrol ini. Tentu kami mendorong agar penanganan darurat segera dilakukan sehingga aktivitas warga tidak terhambat. Ini menjadi prioritas mengingat jalan poros ini adalah akses vital bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Dinas PUPR Siak, Alex Chandra, ST, menjelaskan bahwa pihaknya sedang melakukan pendataan dan kajian teknis terhadap kerusakan jembatan.

“Tim kami sedang melakukan identifikasi detail kerusakan. Hasil kajian ini akan menentukan langkah penanganan, apakah dilakukan perbaikan darurat atau pembangunan ulang. Kami upayakan proses ini berjalan cepat,”ucapnya kepada wartawan Mitraterkini.com.

Pada kesempatan yang sama, Penghulu Kampung Seminai Zaenudin mengucapkan terima kasih atas respon cepat pemerintah daerah.

“Atas nama masyarakat, kami sangat berterima kasih kepada Anggota DPRD dan Dinas PUPR Siak yang langsung turun ke lokasi. Warga sangat berharap jembatan ini segera diperbaiki karena menjadi akses utama dalam kegiatan ekonomi dan sosial,” ujarnya.

Dengan adanya peninjauan langsung ini, masyarakat berharap perbaikan jembatan dapat segera dilaksanakan agar akses transportasi kembali normal dan roda perekonomian Kampung Seminai tidak terganggu.

(Red)