Mitraterkini.com, Koto Gasib – Beredar berita dari salahsatu media online yang terbit pada tanggal 15/5/ 2025 di anak tirikan dalam pembangunan Kampung. warga Dusun Sgintil minta Pemerintah Desa pemberataan pembangunan di Kampung Teluk Rimba Kecamatan Koto Gasib Kabupaten Siak. Jumat (16/05/2025).
Mubarak selaku Penghulu Kampung Teluk Rimba sangat menyayangkan atas pemberitaan tersebut. Menurutnya pemberitaan yang telah beredar cendrung sepihak dan menggiring opini.” kata Mubarak.
Lanjut, seharusnya persoalan ini bisa langsung disampaikan kepada saya selaku penghulu perwakilan masyarakat.
Untuk itu saya meminta kepada warga yang mengadu untuk datang ke kantor dan mengklarifikasi terkait pemberitaan itu, jangan lansung ke media, saya akan terangkan semua tata cara dan prosedur nya.ini kan warga punya hak, Ingin tau apa-apa saja yang kita bangun selama ini.” Ucapnya
Selama ini kita transparan tidak ada yang ditutup -tutupi semua itu juga berdasarkan musyawarah musrembang kampung . biar kita seimbang informasi beritanya. kita undang waktu musyawarah kampung warga tidak mau datang ini tidak tau apa yang kita bangun selama ini di kampung,” Cetusnya.
”Dalam pemberitaan di media online baru-baru ini menyatakan secara gamblang bahwa saya Penghulu Kampung Teluk Rimba tepatnya di Dusun Sgintil di anak tirikan dalam pembangunan Kampung. warga Dusun Sgintil minta Pemerintah Desa pemmerataan pembangunan di Kampung Teluk Rimba itu semua tidak benar,” pungkasnya.
Lebih lanjut, Penghulu Teluk Rimba menyampaikan bahwa Idealnya, dalam penulisan sebuah pemberitaan ditayangkan secara berimbang, karena ada kaidah-kaidah jurnalistik yang harus dipatuhi. Dia juga menyayangkan tindakan oknum wartawan tersebut karena dalam berita tersebut ada kejanggalan, saya jalankanlah dengan baik dan ikuti aturan yang ada,karena semua yang kita lakukan sesuai tupoksi,” jelasnya.
Dengan adanya pemberitaan di media online Penghulu menghadirkan ketua BapeKAM, Kadus Bangso,dan Kadus Dusun Sigentil, ketua RT, dan perwakilan masyarakat Dusun Sgintil, pada rapat bahas masalah pemberitaan di media online tersebut.
Kadus Dusun Sigentil Khaidir Kampung Teluk Rimba menjelasan dengan judul di anak tirikan dalam pembangunan Kampung warga Dusun Sgintil minta Pemerintah Desa pemberataan pembangunan di Kampung Teluk Rimba berita tidak benar, kalau untuk pembangunan di Dusun Sgintil itu pasti ada sesuai dengan usulan setiap ada Muskam, tidak pernah di anak tiri kan sama penghulu kampung.” Tambahnya .
Kadus Dusun Sgintil, menyampaikan untuk kedepannya kepada warga setiap ada undangan musyawarah kampung (Muskam) supaya dihadiri agar kita tau, bisa memberikan usulan, saran untuk kemajuan Dusun Sgintil kampung teluk rimba,”ucapnya Kadus.
Lanjut” Kadus Dusun Sigentil Khaidir kampung Teluk Rimba sangat menyayangkan kepada masyarakat Dusun Sgintil, kalau memang ada masalah di pembangunan kampung kita mengapa harus pihak media yang menyampaikan kepada penghulu, seharusnya masyarakat itu sendiri, kantor kita terbuka untuk masyarakat kampung Teluk rimba,”pungkasnya Kadus.
(Red)