Mitraterkini.com, Rokan Hilir — Aksi solidaritas awak media se-Kabupaten Rokan Hilir mulai menggema. Sejumlah wartawan bersama perusahaan pers menyuarakan tuntutan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir terkait hak-hak media yang dinilai belum terealisasi.
Dalam aksi tersebut, insan pers mendesak Pemkab Rokan Hilir agar segera menyelesaikan pembayaran iklan MTQ Tahun 2025 yang hingga kini belum dibayarkan.
Selain itu, para jurnalis juga meminta Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfotiks) Rokan Hilir segera merealisasikan anggaran kegiatan media Tahun Anggaran 2026.
Tak hanya itu, massa aksi turut meminta adanya penambahan anggaran media melalui APBD Perubahan Tahun 2026, serta menuntut agar seluruh pembayaran kerja sama media dilakukan tepat waktu sesuai kesepakatan.
Dalam tuntutan lainnya, awak media juga meminta Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir melakukan evaluasi terhadap Kepala Dinas dan Kabid IKP yang dinilai tidak mampu menjalin kemitraan yang baik dengan insan pers di daerah tersebut.
Para peserta aksi menilai selama ini Pemkab Rokan Hilir terkesan memandang sebelah mata terhadap keberadaan insan pers dan perusahaan media lokal yang selama ini turut berperan dalam menyebarluaskan informasi pembangunan daerah kepada masyarakat.
“Aksi ini merupakan bentuk solidaritas dan perjuangan bersama demi menjaga marwah pers serta keberlangsungan perusahaan media di Kabupaten Rokan Hilir,” ujar salah seorang perwakilan awak media dalam aksi tersebut.
Aksi solidaritas ini diharapkan menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah agar hubungan kemitraan antara pemerintah dan insan pers dapat berjalan lebih baik, profesional, serta saling menghargai peran masing-masing.
( Supriyadi)