Mitraterkini.com, Siak — Aksi pencurian dengan kekerasan (curas) terjadi di Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, Jumat (20/3/2026) malam. Seorang pemilik toko ponsel, Parlindungan Hutagaol (53), menjadi korban pembacokan oleh pelaku tak dikenal di tokonya, Parlin Ponsel, yang berlokasi di Simpang Suak Rengas, Kelurahan Sungai Mempura.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.30 WIB. Korban pertama kali ditemukan oleh karyawannya, Rahmi (23), dalam kondisi bersimbah darah saat hendak membuka toko.
Menurut keterangan Rahmi, saat tiba di lokasi, toko dalam keadaan gelap. Ia sempat memanggil korban, namun tidak mendapat jawaban. Saat masuk ke dalam toko, ia mendapati korban sudah tergeletak dengan luka serius di bagian kepala dan wajah.
“Korban ditemukan sudah berlumuran darah. Saya langsung memanggil warga sekitar untuk meminta bantuan,” ujar Rahmi.
Korban kemudian dilarikan ke RSUD Siak untuk mendapatkan penanganan medis. Berdasarkan pemeriksaan awal, korban mengalami luka akibat benda tajam di bagian kepala sebelah kanan, kening kiri, serta luka di kedua sisi pipi.
Selain melukai korban, pelaku juga diduga membawa kabur uang tunai dari dalam toko dengan estimasi kerugian mencapai Rp200 juta.
Mendapat laporan tersebut, jajaran Polsek Siak bersama Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Siak langsung turun ke lokasi kejadian dan rumah sakit untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan saksi.
Kapolres Siak, AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pihaknya serius menangani kasus ini dan tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku.
“Kami telah menurunkan tim untuk melakukan penyelidikan intensif. Identitas pelaku masih dalam proses lidik, namun kami optimistis dapat segera mengungkap kasus ini,” tegas Kapolres.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada serta segera melaporkan melalui Call Center Polri 110 apabila mengetahui informasi yang berkaitan dengan kejadian tersebut.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Siak, AKP Tidar Laksono, S.Tr.K., S.I.K., menyampaikan bahwa pihaknya telah mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian, termasuk pakaian korban yang berlumuran darah.
“Tim sudah melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti. Kami juga telah memeriksa saksi-saksi di sekitar lokasi. Saat ini fokus kami adalah memburu pelaku dan mengungkap motif di balik aksi kejahatan ini,” jelasnya.
Hingga berita ini diturunkan, korban masih menjalani perawatan di RSUD Siak. Polisi terus melakukan pengembangan guna mengungkap pelaku yang hingga kini masih buron.***
(Red)