MITRATERKINI.COM – Siswa-siswi SMKN 1 Dayun menggelar mogok belajar dan berorasi aksi demonstrasi menuntut: 1 guru yang pindah di kembalikan kesekolahan Kami, 2. Pengembalian sisa uang baju tahun 2024, diduga dipakai kepsek SMKN 1 Dayun Sawit Permai Kecamatan Dayun Kabupaten Siak. Senin (6/10/2025).
Siswa Siswi dalam orasinya menyampaikan bahwa praktik pungutan liar (pungli) terjadi pada pendaftaran siswa baru dan pembelian seragam sekolah SMKN 1 Dayun Sawit Permai.
“Kami menilai Kepala Sekolah (Kepsek) diduga telah melakukan pungli, penyimpangan dana baju seragam tahun 2024, dan menyelewengkan dana bos, soalnya banyak keluhan siswa minimnya alat praktek, dan banyak kegiatan yang terganggu dengan alasan tidak ada uang sekolah,” ucapnya Siswa siswi SMKN 1 Dayun.
Dalam vidio yang beredar aksi demo siswa siswi tersebut depan siswa siswi SMKN 1 Dayun Kepsek. Nurhairi S.kom M.pd menyampaikan, “kami tidak
mengetahui proses ASN di pindahkan tapi yang memindahkan semuanya wewenang Dinas pendidikan kalau tidak percaya kita pergi ke dinas pendidikan dan jangan dikaitkan kepsek dengan kepindahan Salah satu guru , karena kewenangan kepindahan adalah kewenangan dinas pendidikan propinsi Riau.”
Hal ini untuk menjawab aksi demo yang mendengar kabar bahwa kepsek telah turut andil dalam memindahkan salah satu guru kesayang siswa – siswi SMK N 1 Dayun, setelah pengangkatan PPPK.
Ketika siswa bertanya mengenai uang baju, micropon diserahkan ke bendahara uang baju ” Nur baiti” untuk menjawab,”ucapnya kepsek SMK Negeri 1 Dayun di video yang telah beredar tersebut.
Awak media saat menghubungi nomor telepon lewat WhatsApp messenger komite SMK Negeri 1 Dayun sawit permai Tohari komfirmasi Terkait demo siswa siswi SMKN Sawit Permai?
“Saya kemaren ke Sorek GK tau kalau ada demo anak sekolah pihak SMKN pun gak ada kabar,” ungkapnya.
Kita sudah konfirmasi dengan siswa dan orang tua nya menyampaikan, belum juga dapat baju seragam Pramuka.
“Menjawab mungkin pembayarannya belum lunas. Datang saja ke SMK langsung tanyakan ke kepseknya,” ucap komite.
Wakil ketua OSIS SMKN 1 Dayun Sawit Permai Denis saat di komfirmasi awak media aksi demonstrasi menuntut Pengembalian sisa uang baju tahun 2024 mengatakan terkait baju seragam. Memang benar banyak yang belum dapat,”ucapnya.
Aksi demonstrasi pada hari Senin (6/10/2025). siswa siswi menuntut: 1 guru yang pindah di kembalikan kesekolahan Kami, 2. Pengembalian sisa uang baju tahun 2024, yang mereka pesan juga belum dapat, semua uang sudah di bayar, banyak beredar di wa grop kwitansi besaran uang siswa siswi telah membayar sebesar Rp. 1.950.000 dari data diambil dari Donn Taylor di bayar adalah 1.120.000, berarti ada selisih 830.000, itu yang dituntut Siswa siswi untuk dikembalikan.
(Red)