Pelaksanaan Kemah Madrasah Ke VIII se-Kabupaten Pelalawan Mengalami Perkembangan Pesat

Mitraterkini. Com, (PELALAWAN) – Kakanwil Kemenag Provinsi Riau dr. H. Muliardi, M.Pd membuka pelaksanaan Kemah Madrasah Ke VIII se-Kabupaten Pelalawan di halaman MTs Manba’ul Ulum Desa Harapan Jaya, Kecamatan Pangkalan Kuras. Pada Jumat (10/11/2023).

Di halaman terbuka nampaknya seluruh peserta dari tingkat MI, MTs dan MA se-Kabupaten Pelalawan. Masing-masing memiliki keaktifan dan kekompakan dalam mengikuti tahapan pelaksanaan Kemah Madrasah. Hal ini ditandai dengan mendirikan kemahnya di area sekitar lingkungan MTs Manba’ul Ulum Desa Harapan Jaya.

Tanpa terkecuali madrasah setingkat MI pun ikut melaksanakan berbagai lomba untuk meningkatkan kemandirian dan kepercayaan diri yang dilibatkan dalam kegiatan Kepramukaan. Ribuan Siswa dan Siswi mengenakan pakaian pramuka mengutamakan sikap yang mencerminkan makna ideologi negara yaitu Pancasila serta Tri Satya dan Dasa Darma yang harus di capai. Sehingga melalui kegiatan ini akan terbiasa untuk kebaikan dimasa yang akan datang.

Pada acara pembukaan kemah madrasah Ke VIII turut dihadiri oleh Kakan Kemenag Pelalawan Drs. H. Jisman. M.A, yang mewakili, Ketua FKKM Pelalawan H. Muhammad, S.Pd.I, M.MPd, beserta jajarannya, Ketua Kwarcab Pelalawan H. Syafrizal, SE diwakili oleh Azwar Zainal, Camat Pangkalan Kuras Srinursari, SE, Kapolsek Pangkalan Kuras Kompol Alwis Saldi, Kepala Desa Harapan Jaya Jabari, SH, Kepala Baznas Kabupaten Pelalawan diwakili oleh Ustad Abu Hurairah, Pengawas Madrasah, dan seluruh Kepala Madrasah.

Pada kesempatan itu Ketua Panitia Miftahunahar, S.Pd, menyampaikan laporannya.
Dengan suasana yang cukup kondusif dan dibawah sengatan terik matahari ribuan peserta tetap bertahan dengan fisik yang kuat.

“Pada kesempatan ini selaku ketua panitia penyelenggara perkemahan ajang kompetensi Pramuka ke-8 tingkat madrasah se-Kabupaten Pelalawan dalam rangka hari santri tahun 2023 di bumi perkemahan MTs Manba’ul ulum Desa Harapan Jaya, Kecamatan Pangkalan kuras, merupakan kegiatan yang kreatif, bermanfaat, menantang, menggembirakan dan mengandung unsur pendidikan keagamaan dan memupuk rasa persaudaraan serta persatuan demi terciptanya Pramuka yang madani dan mandiri,” jelasnya.

“Dasar pelaksanaan perkemahan ini adalah :

  1. Undang-undang Republik Indonesia nomor 12 tahun 2010 tentang gerakan Pramuka
  2. Program kerja forum komunikasi kepala madrasah (FKKM) Kabupaten Pelalawan bidang pendidikan
  3. Hasil rapat forum komunikasi kepada madrasah di MTs Manba’ul ulum Desa Harapan Jaya Kecamatan Pangkalan Kuras. Sehingga apat kami laporkan kepada Kementerian Agama Provinsi Riau, bahwa peserta Kemah ini berjumlah 1.204 orang, Pembina sebanyak 82 orang, Kepala madrasah 41 orang,” terang Ketua Panitia.

Sambungnya, ketua panitia menjelaskan “Panitia mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu penyelenggaraan kegiatan ini, mulai dari sumbangsih pikiran, tenaga, maupun biaya sponsor. Dan juga kepada Kepala Desa Harapan Jaya terlaksananya acara ini adalah berkat kepala desa dan jajaran serta masyarakat desa Harapan Jaya yang telah berkumpul untuk mensukseskan acara ini.

Terakhir ucapan terima kasih juga kepada Baznas yang telah menyumbang sebanyak 5.000.000 juta Rupiah untuk acara perkemahan ini,” tutur ketua panitia.

Pada sesi acara pertengahan ini, nampaknya sumbangan Baznas untuk mendukung acara kemah madrasah ke VIII diserahkan Ketua Baznas yang diwakili oleh Wakil Ketua 1 yaitu Ustadz Abu Hurairah.

Pada acara pembukaan, Kakanwil Kemenag Provinsi Riau dr. H. Muliardi, M.Pd, menyampaikan amanatnya dalam melaksanakan kegiatan akbar yang ditaja dengan judul Kemah Madrasah ke-8 se Kabupaten Pelalawan yang bertempat di Madrasah Tsanawiyah Manba’ul ulum Pangkalan Kuras.

“Melalui kegiatan ini, akan membentuk karakter generasi, mulai dari hari sekarang, atau mulai dari dahulu sampai hari ini, dan sampai akan datang 10 tahun ataupun belasan tahun yang akan datang. Negara ini akan dihadapkan untuk membentengi karakter-karakter generasi, makanya kegiatan pramuka ini harus hidup,” imbuhnya.

“saya melihat di Kabupaten Pelalawan ini cukup pesat perkembangannya. Mendengar dari laporan panitia bahwa jumlah pesertanya sampai 1.204 orang dan termasuk Pembina yang sampai 80 orang, juga seluruh kepala madrasah kepala sekolah yang tergabung dalam kegiatan ini, oleh sebab itu saya berharap saya menitipkan pesan kepada kita semua bahwa Pramuka inilah salah satu ajang yang memiliki apakah pada hari ini dalam kurikulum merdeka. Kegiatan itu seluruhnya mengandung tema-tema yang sangat ada nilainya dengan dasa darma Pramuka.

Setelah kita lihat tema-tema itu seluruhnya ada dalam pramuka semuanya itu untuk membentuk karakter anak-anak ataupun peserta didik. Oleh sebab itu, Saya sampaikan kepada kita semua janganlah merasa lelah, ikutilah kegiatan ini untuk meningkatkan kompetensi kita masing-masing, sehingga kita nanti termasuk peserta didik ataupun peserta kemah madrasah yang ke-8 bisa membuahkan hasil di akhir ajang lomba ataupun setelah usai kegiatan,” tutur Muliardi.

Sementara para pembina pendamping siswa-siswi terus mengarahkan timnya dalam persiapan kegiatan lomba berikutnya seperti pentas seni, membaca ayat-ayat pendek, dan masih banyak lagi. Acara ini akan berlangsung selama tiga hari dari tanggal 10 sampai 12 November 2023.

Pada Kesempatan itu Kepala Desa Harapan Jaya Jabari, SH, menyampaikan rasa harunya dihadapan media, pada tahun 2023 ini bertempat di halaman MTs Manba’ul ulum Pangkalan Kuras diadakan Kemah Madrasah Ke VIII. Namun kondisi sekolah yang sudah 23 tahun ini sejak berdiri masih membutuhkan perhatian pemerintah agar dapat dinegerikan.

“Melalui kegiatan ini sungguh banyak manfaat bagi siswa-siswi, bahkan masyarakat setempat akan bahagia pemerintah dapat mengarahkan, memperhatikan MTs ini agar segera dinegerikan, dan Kemenag Provinsi Riau dan Kabupaten Pelalawan tentu merasakan apa yang menjadi harapan Kami,” ujar Kepala Desa Harapan Jaya.

Sumber : Tim Media
Penulis : IUS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *